residenceindonesia.com. Karawang. Berada di kawasan hunian strategis yang berkembang pesat dengan pertumbuhan kawasan industri terbesar di kawasan Asia Tenggara, Karawang Resinda hadir dengan berbagai tipe…
Read more...residenceindonesia.com. Perusahaan real estate agen terbesar kedua di Amerika Serikat yang berkantor pusat di Austin – Texas resmi masuk ke pasar properti Indonesia. Keller William…
Read more...residenceindonesia.com -- Graha Cemerlang Group, melalui anak perusahaannya yakni PT Danau Winata Indah, membangun proyek terpadu (mixed use) yang diberi nama Devas di Bali.
Read more...Manado, 24 November 2012 . PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menggelar acara ground breaking sebagai tanda dimulainya…
Read more...
Dalam memilih keramik dewasa ini, disamping beragam variasinya serta kualitas bahan, ada banyak hal lain yang mesti diperhatikan secara seksama. Misalnya saja fleksibilitas serta fungsinya sebagai material yang bisa dijadikan aksentuasi terpadu dengan material lain.
Dari berbagai material lantai yang ada, ubin keramik termasuk material yang paling banyak ragam variasinya, mulai dari warna, motif, hingga teksturnya. Selain itu harganya pun beragam, mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah permeter perseginya. Bahkan, sampai saat kini sektor industri keramik terus tak henti berinovasi agar lantai dapat tampil sesuai dengan fungsinya, baik secara estetika maupun konstruksi.
Ambil contoh, inovasi dari motif dan tekstur lantai di ruang tamu tentu akan berbeda dengan lantai kamar mandi, begitu pula dengan lantai teras dan carport. Lantai kamar mandi yang merupakan area basah, tentu tidak boleh licin sehingga permukaan lantai harus bertekstur.
Ini berbeda dengan lantai di ruang tamu yang harus memberikan kesan bersih. Berbeda lagi dengan tuntutan lantai di carport atau garasi, permukaan lantai harus cukup kuat dan tidak licin pada saat dibersihkan.
“Ini menjadi bukti bahwa keramik mampu bersaing dengan jenis bahan pelapis lantai yang lain. Kekayaan motif dan tekstur yang disandangnya membuatnya sering dipilih pada hampir seluruh bagian rumah,” kata Edy Suyanto dari Arwana Citramulia.
Berperan pada Lantai
Pada saat kini, kepopuleran material keramik memang tak terbantahkan. Selain akrab di dunia konstruksi material ini pun memiliki beragam variasi ukuran mulai dari 10x 10 cm, 15 x 15 cm, 20 x 20 cm, sampai 30 x 30 cm.
Bahkan saat ini ada juga ukuran lain, yakni 25 x 30 cm, 40 x 40 cm, atau 60 x 60 cm. Tak hanya itu, motif nya juga beraneka ragam, ada yang bermotif parket kayu, batu alam, bahkan motif marmer. Selain itu, dari sisi harga material ini merupakan pilihan yang tepat untuk kocek yang tidak terlalu tebal, karena harganya tidak mahal tetapi tampilannya bisa seperti batuan dari alam.
”Tren desain keramik terkini adalah tipe batu alam dengan nuansa warna soft colouri ivory, beige dan lain-lain. Sedangkan ukuran yang disukai adalah bertipe besar (40x50 cm), karena bisa digunakan untuk dinding,” ujar Edy.
Namun, asal anda tahu dalam proses pembuatannya terkadang ternyata tidak 100 persen sempurna. Misalnya, hasil panel-panel lantai yang memiliki ukuran tidak presisi seperti sudutnya tidak 90 derajat. Atau ukuran panel yang tidak tepat. Ada juga kondisi salah satu sisi terdapat pecahan kecil.
Nah, panel keramik demikian di kenal dengan kualitas II (KW 2). Semakin banyak kerusakan, maka keramik akan turun kelas menjadi kualitas III (KW 3). Keramik jenis KW3 lebih sulit pemasangannya, karena siar atau sela yang dihasilkan antara panel keramik tidak beraturan atau terdapat pecahan-pecahan kecil di salah satu sisinya. Salah satu cara mengatasinya yaitu dengan mengombinasikan panel lantai yang satu dengan panel lantai lain, boleh beda warna atau beda tekstur.
Adapun keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani Keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefenisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang di bakar, seperti gerabah, genteng, porselen, dan sebagainya.
Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Defenisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam, dan anorganik yang berbentuk padat. Umumnya, senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya.
Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia, dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan di peroleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas.
Kurangnya beberapa elektron bebas keramik membuat sebagian besar bahan keramik secara kelistrikan bukan merupakan konduktor dan juga menjadi konduktor panas yang jelek. Di samping itu keramik mempunyai sifat rapuh, keras, dan kaku. Keramik, secara umum mempunyai kekuatan tekan lebih baik dibanding kekuatan tariknya.
Ragam Jenis Keramik
Secara umum keramik terbagi atas dua bagian, yakni keramik tradisional dan keramik halus. Keramik tradisional yaitu keramik yang di buat dengan menggunakan bahan alam, seperti kuarsa, kaolin, dan lain lain. Yang termasuk keramik ini adalah barang pecah belah (dinnerware), keperluan rumah tangga (tile, bricks), dan untuk industry (refractory). Sedangkan keramik halus atau fine ceramics adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam.
Mengenai Sifat Keramik sendiri secara umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan campuran sintering antara keramik dengan logam.
Sifat lainya adalah tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. Keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Sifat kekuatan tekan tinggi, merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. Jadi, menggunakan keramik bukan sekadar karena fungsi namun bisa menjadi aksentuasi dengan material lain.
PERTIMBANGAN MEMILIH KERAMIK :
• Tema ruang atau tema rumah keseluruhan, apakah minimalis, klasik, modern atau natural yang menjadi pilihan Anda.
• Karakteristik fungsi ruang yang akan di pasang ubin. Untuk area service, kamar mandi, dan luar ruang, pilihlah lantai yang tidak licin atau kasar. Permukaannya yang kasar dan tidak licin membuatnya lebih kuat terhadap gesekan.
• Ukuran lantai, warna, motif maupun ukuran ubin keramik dapat mempengaruhi kesan suatu ruang. Ubin dengan karakter tertentu dapat menjadikan ruang terkesan lebih luas atau lebih sempit.
Residence Indonesia Magazine
@ jalan Siaga 2 No 1 Unit A
Pejaten Barat-Pasar Minggu